MARI BICARA………

Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang esensial. Komunikasi dengan pasangan harus dilakukan dengan baik. Bagaimana caranya ? jangan pernah menyepelekan peran strategis komunikasi didalam meraih kesuksesan, baik sukses dalam karier, keluarga, dan lingkungan. So, perhatikan lima elemen dasar ini =
1. Kondisi Psikologis
Setiap orang memiliki kondisi psikologis yang berbeda. Prinsip, nilai-nilai, dan pengalaman hidup pun berbeda-beda. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mengetahui kondisi psikologis pasangan, misalnya apakah dia seseorang yang pendiam atau cenderung ekspresif. Jika pasangan diam, mungkin Anda berpikir Ia setuju dengan tindakan Anda, tetapi mungkin saja sebaliknya. Ia merasa sakit karena tindakan yang Anda lakukan. Jadi asah kepekaan Anda
2. Kondisi Hubungan dengan Pasangan
Perasaan Anda terhadap pasangan sangat menentukan cara Anda berkomunikasi dengannya. Coba ingat-ingat, ketika Anda marah kepada pasangan, Anda dapat meluncurkan kata-kata kasar. Sedangkan saat senang berada di dekatnya, Anda akan mengeluarkan kata-kata manis. Karena itu, saat Anda kesal dengan pasangan, sebaiknya jangan mengajaknya berbicara.
3. Situasi
Situasi di sekitar Anda dapat menentukan cara berkomunikasi, mulai dari topik hingga pilihan kata. Percakapan Anda dengan pasangan ketika memenuhi undangan pesta yang diselenggarakan oleh atasannya dapat saja berbeda dengan ketika Anda hanya berduaan di rumah. Mungkin pada saat itu pasangan tidak akan merespon kemanjaan Anda seperti biasanya. Jadi jangan tersinggung jika sikap pasangan Anda tiba-tiba berubah pada situasi tertentu.
4. Suasana
Suasana lingkungan akan berpengaruh dalam menentukan jalannya komunikasi. Bayangkan saja Anda berada di lokasi yang bising, AC ruangan yang mati, dan cuaca yang panas. Hal ini pasti akan membuat komunikasi terganggu. Untuk itu, pandai-pandailah membangun suasana komunikasi yang baik. Ketika mobil terjebak macet misalnya, bangunlah suasana yang romantis dan hangat dengan memasang musik lembut dalam mobil dsb.
5. Budaya
Perbedaan budaya dapat memicu miskomunikasi. Mereka yang berlatar budaya Ambon mungkin dapat bicara blak-blakan saat bermomunikasi. Bertolak belakang dengan mereka yang berlatar budaya Jawa yang menjunjung tinggi tata krama. So, Anda dituntut untuk tahu latar budaya pasangan Anda. Jika Pasangan Anda dominan dengan budaya Jawa-nya, sebaiknya komunikasi juga dilakukan dengan latar budaya tersebut.

Disarikan dari Nova/SariWangi, semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: